Senin, 7 Mei 2018 / 21 Sya'ban 1439 H.
*"Pentingnya Kasih Sayang Dalam Mendidik*"*
*•┈◎❅(Edisi Pendidikan 6)❅◎┈•*
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ أَبَانَ قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ شَرَفَ كَبِيرِنَا» (رواه الترمذي)
Artinya :
_Dari Amar bin Syu'aib dari bapaknya (Syu'aib bin Muhammad) dari kakeknya (Abdullah bin 'Amar bin 'Ash) berkata, Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak termasuk golongan kami, orang yang tidak sayang kepada yang kecil dan tidak mengenal kedudukan orang yang besar."_ (HR. Tirmidzi)
*Pelajaran yang terdapat pada hadits di atas :*
1. Islam mengajarkan akhlak yang mulia, yaitu orang yang lebih tua harus menyayangi yang lebih kecil dan orang yang kecil usianya mesti menghormati yang lebih tua. Sikap ini mesti diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam mendidik murid.
2. Dalam hal mendidik, seorang guru mesti menunjukan sikap kasih sayang kepada murid-muridnya tanpa membedakan antara murid yang satu dengan yang lainnya. Kasih sayang seorang guru kepada muridnya sebagaimana halnya memperlakukan anak sendiri. Jika murid salah hendaklah diperbaiki kesalahannya dengan cara yang baik dan jika benar maka diberi apresiasi.
3. Dalam hal memberi hukuman hendaklah dipilih cara yang bisa membuat murid menyadari kesalahannya tanpa tindakan kekerasan.
4. Sebaliknya, murid berkewajiban menghormati dan mendengarkan nasehat gurunya. Orangtua juga memberikan kepercayaan penuh, membangun hubungan dan komunikasi yang baik dengan tenaga pendidik agar pendidikan berjalan baik dan tidak terjadi salah paham antara orangtua dan guru.
5. Hadits di atas mengingatkan bahwa orang yang tidak menyayangi yang kecil dan tidak menghormati yang besar maka tidak termasuk golongan Nabi.
6. Menurut Imam Ibnu Hajar al-Asqalani, yang dimaksud dengan ungkapan "tidak termasuk dari golongan kami" bukanlah mengeluarkan seseorang dari agama Islam, tapi merupakan peringatan keras akan pentingnya mewujudkan sikap kasih sayang dan saling menghormat kepada sesama manusia.
*Tema hadits yang berkaitan dengan ayat Al-Qur'an :*
1. Dalam mendidik, seorang guru seharusnya memberikan kasih sayang kepada murid-muridnya, sebagaimana kasih sayang orangtua kepada anak-anaknya;
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًا ۞
_"Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil."_ (QS. Al-Isra' 17: 24)
2. Pada hakekatnya sifat kasih sayang hanya milik Allah SWT. semata, kemudian Allah tanamkan sifat kasih sayang itu kepada para hamba-Nya yang beriman dan beramal sholeh ;
إِنَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمٰنُ وُدًّا ۞
_"Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang (dalam hati mereka)."_ (QS. Maryam 19: 96)
3. Rasulullah SAW. adalah sosok teladan ummat, beliau bersikap keras terhadap orang-orang kafir yang menentangnya, namun beliau SAW. juga senantiasa bersikap lemah lembut, penyabar dan sangat penyayang kepada umatnya;
مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ اللَّهِ ۚ وَالَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ ...۞
_"Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia bersikap keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka."_ (QS. Al-Fath 48: 29)
4. Sikap lemah lembut dan penuh kasih sayang juga pernah dicontohkan Nabi SAW. dalam berdakwah kepada umatnya;
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِى الْأَمْرِ ۖ ۞
_"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawaralah dengan mereka dalam urusan itu."_ (QS. Ali 'Imran/3: 159)
*والله اعلم بالصواب...*
*Semoga barokah dan manfaat....*
•┈◎❅❀❦🌼❦❀❅◎┈•

0 komentar:
Post a Comment